Video viral di Platform X baru -baru ini menarik perhatian publik, terutama terkait dengan mobil dengan jumlah ubin pada RI 36. Dalam patroli rekaman pengawalan (selimut) marah dengan taksi eksekutif di tengah kemacetan Jakarta. Kejadian ini telah menyebabkan banyak spekulasi tentang siapa pemilik mobil resmi menemani polisi.
Awal dari situasi ini terjadi ketika Toyota Alfar, yang dikenal sebagai Taksi Eksekutif, mencoba berjalan di tengah antrian yang sangat padat. Tindakan ini mencegah sekelompok mobil resmi yang menerima iringan khusus. Dengan gerakan yang solid, para peserta menghentikan sepeda motor dan menunjuk pengemudi taksi seolah -olah mereka telah memberikan peringatan yang kuat.
Video ini menjadi percakapan hangat di media sosial sampai piring RI 36 menjadi tren X. Banyak netizen mempertanyakan urgensi dalam penggunaan pengawalan di tengah kemacetan dan tidak penasaran dengan pemilik mobil dengan nomor khusus.
X/@txtransportation
Video ini pertama kali diunduh oleh akun @TXTransportation di X, yang menunjukkan pawai mobil melalui kemacetan di Jakarta. Dengan bantuan Stabel, para peserta rampasan diperhatikan untuk membuka jalan sehingga kelompok itu bisa lewat dengan cepat. Namun, situasi berubah ketika taksi eksekutif mencoba menyelinap di antara kelompok.
Stroke segera menghentikan mobilnya di dekat taksi. Dalam perekaman isyarat Matius yang marah, yang telah menunjuk seorang sopir taksi, jalan menuju prosesi. Sikap ini mendapatkan keuntungan dan kerugian dari jaringan, yang mempertanyakan prioritas menggunakan pengawalan di jalan raya.
Sangat senang melihatnya. Hari -hari penduduk petugas di jalanan di jalanan di masa -masa yang menyenangkan menulis akun X @TXTransportation pada hari Kamis (9/1).
Mengunduh video penuh dengan warga. Mereka mempertanyakan urgensi peta mobil resmi di tengah Teluk Giacart.
Kita perlu secara rumit untuk tidak memberikan jalan kepada mereka yang ambulans dan wanita, komentar dari salah satu pengguna X.
Pejabat apa yang terburu -buru untuk dilakukan!? Menerapkan korupsi dan mendukung reformasi pollite!? Lempar pengguna lain X. Berapa piring Nomor RI?
Nomor pelat RI adalah kode khusus untuk pejabat pemerintah yang diatur berdasarkan Peraturan Kepolisian Nasional No. 5 sejak 2015.
Nomor pelat RI adalah kode khusus untuk pejabat pemerintahan peringkat tinggi, yang diatur berdasarkan Peraturan Kepolisian Nasional No. 5 sejak 2015. Setiap masalah mengacu pada posisi tertentu dalam pemerintahan. Misalnya, RI 1 ditujukan untuk Presiden, sedangkan RI 36 terkait dengan Kementerian Pertanian dan Perencanaan Tata Ruang.
Menurut laporan, Kabinet Merah dan Putih di bawah bimbingan Presiden Praga dan Wakil Presiden Gibran RI 36 digunakan oleh Menteri Perencanaan Pertanian dan Spasial/LandbyrÄ Nasional, Nusron Wahid. Namun, orang yang akurat dari pemilik kendaraan belum dikonfirmasi. Apa kewajiban untuk disertai oleh pejabat?
Escort biasanya disediakan oleh pejabat pemerintah yang memiliki minat mendesak.
Escort biasanya disediakan oleh pejabat pemerintah yang memiliki minat mendesak. Dalam aturan lalu lintas, iringan ini berupaya mempercepat perjalanan dalam keadaan tertentu, seperti berpartisipasi dalam acara resmi negara bagian atau resolusi darurat.
Tetapi banyak pertanyaan yang tidak berpenghuni apakah situasinya benar -benar keadaan darurat pada saat acara. Ini membuka diskusi tambahan tentang keadilan dalam penggunaan fasilitas publik di jalan raya. Pemilik RI 36 masih misterius
X/@txtransportation
Beberapa asumsi benar -benar beredar di media sosial. Tapi masih belum ada informasi akurat yang dimiliki oleh mobil RI 36, jadi masih misterius.
Beberapa pihak terus mendorong bahwa menggunakan plat nomor khusus ini lebih transparan dan sesuai dengan aturan yang ada. 1. Apa arti pelat nomor RI?
Plat Number RI digunakan untuk pejabat tinggi pemerintah.
Plat Number RI digunakan untuk pejabat tinggi pemerintah. Kode RI berarti Republik Indonesia dan kemudian angka -angka yang menunjukkan posisi tertentu. 2. Siapa yang memenuhi syarat untuk menggunakan nomor RI?
Pejabat negara seperti presiden, wakil presiden, menteri dan presiden lembaga tinggi negara memiliki hak untuk menggunakan nomor Republik Indonesia.
Pejabat negara, seperti Presiden, Wakil Presiden, Menteri dan Presiden Lembaga Tinggi Negara, memiliki hak untuk menggunakan jumlah Republik Indonesia sesuai dengan aturan saat ini. 3. Mengapa titik itu sering disertai dengan sorotan?
Escort sering dicatat karena dianggap sebagai perlakuan khusus untuk jalan bebas hambatan.
Escort sering ditekankan karena diyakini bahwa ia memberikan perlakuan khusus bagi para pejabat, yang kadang -kadang tidak dianggap mendesak dan melanggar hak -hak pengguna jalan lainnya. 4. Apa aturan pengawalan di jalan raya?
Escort diberikan dalam situasi darurat atau mendesak.
Pengawalan berada dalam situasi darurat atau mendesak, seperti berpartisipasi dalam negara resmi atau dalam situasi keamanan tertentu. Ini diatur oleh aturan gerak saat ini.