Brila.net – Putih mungkin terlihat sederhana, tetapi popularitasnya sebagai opsi warna rumah tidak dapat dihentikan. Dimulai dengan rumah -rumah minimalis modern di gedung -gedung klasik, putih seolah -olah itu adalah standar yang sulit. Tidak ada alasan, opsi ini bukan hanya masalah estetika, tetapi juga melibatkan berbagai pertimbangan praktis yang sering menghindari perhatian. Jadi apa bagian belakang banyak rumah dicat putih?

Jelas, ada jawaban tak terduga yang bergerak seperti ini. Memulai kemampuan untuk merefleksikan panas yang efektif dari efek psikologis yang membuat ruangan terasa lebih lebar dan bersih, putih memiliki banyak keunggulan. Selain itu, itu membuatnya dicampur lebih cepat dengan dekorasi yang berbeda membuatnya lebih populer dengan arsitek interior. Menariknya, penelitian juga menunjukkan bahwa rumah putih cenderung memiliki jumlah penjualan yang lebih tinggi daripada warna lainnya.

Namun, faktor -faktor ini hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan cerita. Ada alasan ilmiah yang penting, tradisi, dalam teknologi warna modern dengan peran dalam memelihara kulit putih. Berikut ini adalah ulasan lengkap tentang mengapa banyak rumah memilih warna ini, serta manfaat tak terduga yang bisa Anda dapatkan, jauhkan briloo.ne dari berbagai sumber, Senin (10/3).

1. Aktifkan Meditasi: Tekan Rumah

Salah satu penyebab utama rumah putih yang dicat adalah kemampuan untuk merenungkan sinar matahari. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh Lawrence Berkeley National Laboratory, warna putih dapat muncul hingga 90% sinar matahari, dibandingkan dengan warna hitam. Efek meditasi ini sangat berguna, terutama di iklim hangat, karena dapat membantu mengurangi suhu kamar secara alami dan mengurangi kepercayaan udara.

2. Lebar dan kesan bersih: Ilusi optik yang efektif

Secara psikologis, warna putih dikenal karena membuat ilusi ruang yang lebih besar dan murni. Menurut Jurnal Psikologi Lingkungan, warna -warna cerah seperti White memiliki efek visual dari perluasan konten, yang terasa lebih luas. Efek ini sangat berguna untuk rumah dengan area terbatas atau ruangan dengan cahaya alami kecil.

3. Fleksibel dengan dekorasi: netral dan mudah datang

Putih adalah warna netral yang mudah dicampur dengan hampir semua palet warna lainnya. Ini memberi kebebasan bagi pemilik rumah untuk bereksperimen dengan gaya dekorasi yang berbeda tanpa khawatir tentang warna yang runtuh. Tidak terkejut bahwa banyak desainer interior merekomendasikan White sebagai dasar sebelum menambahkan warna aksen lainnya.

4. Ketahanan dan Pemeliharaan Mudah

Meskipun ada paradoks, dinding putih sebenarnya menjadi lebih mudah untuk diperbaiki saat noda atau goresan. Warna putih biasanya tersedia pada tingkat gloss yang berbeda (matte glossy) yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan. Selain itu, produk warna putih sering memiliki teknologi cleaning atau jamur yang membuatnya lebih stabil.

5. Tradisi dan nilai estetika: warna klasik selamanya

Warna putih telah lama menjadi simbol kesederhanaan dan kemewahan arsitektur, dari bangunan Yunani klasik rumah modernis. Warna ini melambangkan kemurnian dan tenang, membuatnya cocok untuk standar arsitektur yang berbeda. Menarik, sebuah studi dari American Institute of Architects menemukan bahwa Gedung Putih memiliki jumlah penjualan yang lebih tinggi karena dianggap lebih menarik bagi calon pembeli.

6. Etherrer Effice: Pengaruh Konsumsi Listrik

Warna putih tidak hanya mencerminkan sinar matahari di luar tetapi juga membantu mendistribusikan lampu di dalam ruangan. Dengan dinding putih, cahaya buatan dapat menyebar yang sama, sehingga berkurangnya kebutuhan energi untuk cahaya. Efek ini sangat membantu dalam meningkatkan efisiensi energi total di rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *