UpdateNews – Area Badriah baru -baru ini mengungkapkan perasaannya yang mengkhawatirkan banyak komentar negatif dari Netisens tentang kondisi kulit selama kehamilan masa kecilnya. Komentar -komentar ini tidak hanya muncul di kolom komentar media sosial, tetapi juga membanjiri pesan langsung di akun Instagram -nya. Situs itu mengakui bahwa komentar itu membuatnya merasa tidak aman.
Meski begitu, ruang itu terasa beruntung karena dia memiliki seorang pria, Krisjiana Baharudi, yang selalu memberikan dukungannya dan memperkuatnya. Krisjiana sering mengingatkan situs web bahwa perubahan kondisi kulit yang saat ini dia alami hanya sementara. Dukungan dari istrinya adalah sumber kekuatan untuk menangani komentar mendadak ini.
Melalui akun Instagram -nya, Siti membagikan perasaannya tentang perubahan kulit yang dia alami selama kehamilan keduanya. Dia menemukan bahwa kulitnya menjadi keras, berbeda dari kehamilan pertamanya. Perubahan ini membuat situs terasa sangat tidak aman. Namun, ia mencoba bersikap positif dan berterima kasih atas dukungan yang ia terima.
Foto: Instagram/@Sibadriahhhhh
“Adalah favorit saya untuk percaya sedikit ah. Hanya dalam komentar dan DM masih seseorang yang bertanya pada kulit saya. Mengapa?
Situs ini juga menemukan bahwa perubahan hormon selama kehamilan kedua membuatnya terasa tidak menyenangkan. “Saya sangat tidak yakin karena perubahan hormon lagi kehamilan kedua ini. Hanya ramping tiba -tiba lemak lagi, dari tubuh Budug Sebadan yang tiba -tiba,” katanya.
Namun, setelah kesedihannya, kota ini masih merasa bersyukur karena memiliki seorang pria yang selalu memberikan dukungan penuh. “Dia bersyukur memiliki seorang pria yang selalu memberikan dukungan positif kepada istrinya, terima kasih karena selalu memahami dan memperkuat jika ini hanya sementara … bahkan jika dia tidak pernah kembali, itu sangat sebanding dengan hadiah yang disukai Tuhan,” lanjutnya.
Selain itu, situs ini merasa bersyukur atas kesempatan yang sangat baik untuk hamil dengan anak kedua tanpa program khusus. Ini menunjukkan betapa berharganya pengalaman kehamilan ini bagi situs dan keluarganya.
“Peluang luar biasa … mungkin menjadi hamil kedua tanpa program yang lebih kecil … bahkan Tuhan membuktikan kekuatannya untuk meninggalkan anak kembar, meskipun ia mendapat 1 lagi. Ini telah menjadi hadiah yang sangat baik bagi kami,” lanjutnya.
Di akhir pesan, situs tersebut menulis tentang orang -orang yang sering membuat komentar negatif. Dia merasa sedih karena kebanyakan dari mereka adalah wanita dan ibu lain.
“Dan bagi mereka yang berada di Julid, sayangnya, sebagian besar wanita dan ibu -ibu lain, hormon wanita hamil tidak sama, mereka harus berbeda dan wanita lain harus saling memperkuat daripada saling menghapus,” pungkasnya.
Melalui sebagian besar hatinya, situs web Badriah berharap untuk membuat banyak orang tahu pentingnya saling mendukung dan pengertian, terutama dalam menangani perubahan yang terjadi selama kehamilan. Mendukung orang terdekat, seperti manusia, sangat penting dalam menangani masa -masa sulit ini.