UpdateNews – Komedian Indonesia sering berhasil membuat kita tersenyum dengan lelucon segar dan kreatif mereka. Namun, sebelum popularitas terjadi, banyak yang memulai perjalanan mereka ke karier dari fakultas. Mereka fokus tidak hanya pada pendidikan resmi, tetapi juga dengan memberikan lelucon bakat aktif yang kemudian menjadi ibu kota dalam karier mereka.
Misalnya, kelompok DKI Warkop Warkop yang legendaris yang terdiri dari Dono, Casino dan Indron memulai karyanya dari acara radio ketika mereka masih siswa. Kreativitas dan keberanian mereka untuk mencoba hal -hal baru di masa muda menjadi fondasi keberhasilan di dunia hiburan di negara ini.
Juga dengan sekelompok komedi Akri, Eco dan partai yang terdiri dari Akri, Eco. Mereka memulai lelucon ketika mereka masih kuliah, menunjukkan bahwa pendidikan tinggi bisa menjadi waktu yang tepat untuk meneliti dan mengembangkan bakat.
Melihat potret komedian lama ketika siswa dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua. Perubahan penampilan dan perjalanan karier mereka menunjukkan bahwa mimpi dapat dicapai dengan dedikasi dan kerja keras dan berhasil.
Dia mengikuti beberapa potret lama komedian Indonesia, sementara perguruan tinggi masih dilaporkan oleh UpdateNews dari berbagai sumber pada hari Minggu (30/3).
1 Sebagai anggota Warkop DKI, Indrov memulai karirnya ketika ia masih mahasiswa di Universitas Pancasila, Jakarta. Penampilannya ketika Young menunjukkan antusiasme dan dedikasinya pada dunia hiburan.
Foto: Instagram / @ inddrowakp_asli
2. Eddy Soapono atau paling terkenal sebagai Paro, ketika perguruan tinggi memiliki pandangan yang berbeda. Jika sekarang penuh dengan orang -orang seperti Ariel Noe, jika gambarnya serupa?
Foto: Instagram / @ Partoptrio
3. Eco Hendro Penomo, atau Eco Patrio, adalah seorang siswa dalam ilmu sosial dan politik Jakart. Dari periode kuliah, ia secara aktif bercanda dengan kelompok sebolik sebelum Patrio akhirnya terbentuk.
Foto: Instagram / @ ecopatriosuper
4. Potret Akri Falaq ketika dia masih mahasiswa di Universitas Muhammadiya, Prof. Dr. Hamka, Jakarta, menunjukkan perjalanan panjang sebelum ia menjadi bagian dari kelompok komedi Patria.
Foto: Instagram / @ Partoptrio
5. MC serta komedian Uya Kuja memiliki pendidikan di University of Indonesia. Penampilannya di fakultas sangat berbeda dari citra saat ini.
Foto: Instagram / @ king_uyakuya
6. Bahkan Lontong tidak diragukan lagi memiliki gaya rambut panjang ketika dia masih mahasiswa di Sepulu di November Technology Institute (HI). Tampilan lama ini cukup mengejutkan banyak penggemarnya.
Foto: Instagram / @ Caklontong
7. Sebelum dia mengenalnya sebagai pelawak terkenal dan MC, Andre lebih aktif di perguruan tinggi. Perjalanan kariernya menunjukkan fleksibilitas dan bakatnya di dunia hiburan.
Foto: Instagram / @ Andreastalayny
8. Kelompok komedi Cagur bertemu di kampus Universitas Negeri Jakart (UNJ). Ini adalah potret Narji ketika dia masih mahasiswa, menunjukkan awal perjalanannya ke dunia komedi.
Foto: Instagram / @ narji77
9. Denny adalah sosok komedian terbaik Indonesia saat ini. Ini adalah penampilannya ketika dia masih kuliah, menunjukkan bahwa transformasi menjadi terkenal.
Foto: Instagram / @ Dennycagur
10. Ambing adalah departemen pascasarjana untuk Fakultas Kerajinan Seni Rupa dan model ITB. Penampilannya di fakultas telah menunjukkan sisi kreatifnya sejak dia masih muda.
Foto: Khusus
11. Anak laki -laki jangkung ini kesepian Solihun ketika dia masih mahasiswa. Penampilan lamanya menunjukkan sisi lain komedian, juga dikenal sebagai jurnalis.
Foto: Instagram / @ Sohsolihun